Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan

Carang Gesing




Posting resep ke-2 masih tentang pisang, kalo yang pertama hasilnya garing kriuk-kriuk, yang ini makannya harus pakai sendok, karena tekturnya yang lembut tapi gurih. Pokoknya dicoba aja, klo saya sih suka banget sama cemilan yang satu ini, cemilan tradisional jawa yang rasanya nggak kalah sama snack kekinian macam tiramisu. Resepnya masih ngulik di cookpad dengan sedikit modifikasi.

Bahan:
4 buah pisang uli (ngabisin stok, harusnya pisang kepok)
400 ml santan sedang
3 sdm terigu
1 sdm tepung custard
3 sdm gula pasir
1 butir telur kocok lepas dengan 1/2 sdt vanili
1/2 sdt garam
2 lembar daun pandan potong bentuk V kecil-kecil

Cara membuatnya:
1. Pisang yang sudah dikupas, diiris tipis-tipis. Letakkan didalam cetakan
2. Campur tepung terigu, tepung custard dan gula dengan santan, aduk sampai semua larut.
3. Tambahkan garam dan telur kocok, aduk rata.
4. Tuangkan adonan kedalam cetakan yang berisi pisang, tambahkan daun pandan.


5. Kukus selama 15 menit.


Sajikan hangat atau dingin sama enaknya, selamat menikmati gurihnya pisang...๐Ÿ˜

Pisang Pasir

Posting kok cuma setaun sekali, hadeuh maafken ya blog, karena kemalasanku, akhirnya blog terlantar begini๐Ÿ˜๐Ÿ™ˆ.

Tahun 2017, diawali dengan berbagai niat yang baik, semoga bisa konsisten dilaksanakan sampai didapat hasil yang baik juga. Aamiin YRA.
Kali ini inside my kitchen punya stock pisang lumayan banyak, kebetulan si Genduk termasuk yang doyan sama buah ini dalam versi mentah maupun mateng. Demi niat baik menyediakan cemilan sehat dan mengurangi jajan, hi hi hi....# teteup penghematan ala emak mode on ๐Ÿ˜‰, maka diolahlah pisang ini jadi pisang goreng special. Resepnya modifikasi resep cookpad.

Bahan:


250 gram tepung terigu
3 sdm gula pasir
5 sdm peres tepung beras
2 sdm tepung custard
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanili
150 ml air
10 buah pisang uli
secukupnya tepung roti
Taburan: bubuk coklat dan gula halus



Cara membuat:
1. Campurkan semua bahan kecuali tepung roti. Aduk sampai benar-benar rata, dan gunakan sebagai bahan pencelup.
2. Potong pisang yang sudah dikupas menjadi 2 bagian, celupkan ke adonan pencelup.
3. Baluri dengan tepung roti sampai semua bagian tertutup.

4. Goreng sampai kecoklatan.
5. Taburi dengan campuran bubuk coklat dan gula halus.



Selamat mencoba, dijamin nge-teh nggak sepi lagi....๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜

Kue Tradisional Cantik Manis

Waduh, hampir setahun sudah gak nge-blog, hampir setahun juga gak baking :(, alasan klise... sibuk melanda.. Sedikit tulisan ini, sebagai pengobat kangen corat-coret.
Awal Februari kemarin, dikirim cetakan mawar dari adik yang di lawang, melengkapi cetakan bungaku yang sudah aku punya sebelumnya, antusias banget dapat cetakan ini, tapi baru dipraktekin buat Cantik manis, salah satu kue tradisional favoritku, senangnya lagi, cetakan ini mudah sekali dipakai dan dibersihkannya, gak pakai acara lengket-lengket segala. Yang mau coba, ini resepnya..

Kue Cantik Manis

Bahan:
1 bungkus tepung hunkue (100 gram)
1 bungkus agar2 merek swallow
100 gram tepung maizena
250 gram gula pasir
1400 ml santan dari 1 butir kelapa
4 lembar daun pandan disimpulkan
1/4 sdt garam
vanilli bubuk secukupnya
150 gram sagu mutiara

Cara membuat
1. Rebus sagu mutiara dengan air biasa selama 15 menit (sampai lunak), kemudian tiriskan
    dengan air dingin supaya tidak menggumpal.
2. Campurkan semua bahan (kecuali sagu mutiara) dalam satu panci, kemudian masak
    dengan api sedang, sambil diaduk terus menerus, hingga terbentuk adonan yang kental
    dan halus. Campurkan sagu mutiara yang sudah matang, aduk rata.
3. Matikan api, jika terlihat adonan sudah meletup-letup.
4. Segera tuangkan ke dalam cetakan, lalu dinginkan.


Cantik manis kan???


Florentine Cookies

Yiiihaaaa..... akhirnya kesampaian juga trial resep cookies yang bikin penasaran sejak 2 tahun yang lalu, kenapa bikin penasaran? karena namanya cantik, terus penampakannya juga menggiurkan , slurp.... :p
Browsing resep ketemu dengan percobaan dapurnya Mbak Ria Chocoloveid dan kukis kenari Fruitmixnya Hesti's Kitchen. Idealnya sih ngikutin plek ketiplek resepnya Mbak Ria #florentine minded, tapi apa daya, ada beberapa bahan yang nggak tersedia didapur, jadi akhirnya kuputuskan untuk mengkombinasi 2 resep tadi, semoga aja masih bisa dikategorikan sebagaai Florentine cookies.

 Florentine Cookies

Bahan:
150 gram margarine (blueband)
100 gram butter (segitiga)
250 gram gula halus (bisa dikurangi jika kurang suka manis)
350 gram terigu protein rendah (kunci biru)
4 kuning telur
2 sdt vanilli (buttermilk vanilli)
1 sdt baking soda

Lapisan gula:
70 gram gula pasir
45 gram madu
20 gram butter
1 sdm air

Taburan:
Cherry merah, potong kecil-kecil
Sukade hijau
Kismis, cicang kasar
Kenari, cincang kasar

Cara membuatnya:

1. Olesi 3 buah loyang ukuran 22x22, dengan margarin. Sisihkan.
2. Kocok gula, butter dan margarine hingga lembut lalu masukkan telur satu per satu, aduk
     rata.
3. Tambahkan terigu, baking soda dan vanili, aduk rata.
4. Bagi 3 adonan, dan tuang ke dalam loyang lalu ratakan dengan bantuan sendok atau
    rolling pin.
5. Sementara itu buat lapisan gula. Panaskan gula, air dan madu, sambil diaduk hingga
    kental.
6. Lalu masukkan butter, aduk rata dan angkat. Biarkan dingin dan agak mengental.
7. Panaskan oven.
8. Olesi adonan yang sudah ada diloyang dengan campuran gula dan butter dan taburi
    dengan irisan cherry, kismis, sukade dan kenari.
9. Panggang sampai setengah matang tetapi sudah agak keras, potong-potong sesuai
    selera, jikalau bisa pindahkan ke loyang lain lalu panggang kembali sampai kering
    dan matang.


.Cookies ini bukan kukis yang bisa dicetak, jadi jangan coba-coba dicetak ya, karena akan mbleber pada saat pemanggangan. Aku juga belum bisa potong kue ini dengan rapi, tapi nggak masalah kok. Apapun bentuknya kukis ini tetap enak, apalagi wangi butternya juga sensasi rasa buah dan kacangnya, hmmmm... must try :)

Sagu Pandan


Varian baru cookies lebaran tahun ini, nyoba resep dari group fb NCC punyanya Mbak Adhe Ermalia. Tapi saya buat tanpa mixer.

SAGU PANDAN

Bahan:
250gr sagu tani (saya pakai tapioka merek TANI)
1 lembar daun pandan { saya pakai 3 lembar }
125gr Margarine { saya 100 gr margarine + 25 gr butter }
50gr gula halus 
1 butir telur
50gr keju edam diparut halus { saya keju kraft }
25 gr susu bubuk { saya 2 sdm }
1 sdt buttermilk vanilli
50 ml santan instant
1 sdm pasta pandan
 
Cara Membuat:
Panaskan Oven dengan suhu 100ยบc-120ยบC. Sangrai sagu, daun pandan hingga kering dan harum (saya lakukan 2 hari sebelumnya, lalu masukkan wadah kedap udara). Kocok mentega dan gula halus dengan sendok sampai halus, lalu masukan telur kocok hingga rata. Masukan sagu, keju, susu bubuk dan vanilla aduk sampai rata. Tambahkan santan instan dan pasta pandan. Bila adonan masih kelihatan kental tambahkan sedikit santan sampai adonan bisa dicetak dengan spuit.
Masukan ke plastik segitiga yang telah diberi spuit lalu cetak di atas loyang, taburi spikel. Panggang dalam oven, bila bawahnya sudah agak kecoklatan kecilkan apinya.



Resep ini menghasilkan sagu pandan yang tidak mbleber ketika dioven, hasilnya juga ngeprul. Pastikan memanggang kukis sampai kering, supaya tetap crunchy selama disimpan ditoples.

Marble Cake Jadul





Kali ini coba membuat marble cake untuk hantaran pada waktu arisan keluarga, resep yang digunakan adalah 3/4 resep Marble Cakenya Pak Sahak yang tersohor itu, tetapi dibuat dengan metode sponge cake karena keterbatasan mixer yang ada didapurku. Penampilannya setelah dipotong sungguh sangat menggoda, sayang aku tidak punya fotonya. Hanya versi cupcake dan utuh yang sempat diabadikan.

Resep  Marble Cake ala Pak Sahak 

Bahan : 
7 butir telur dan 1 kuning telur
225 gr tepung terigu serbaguna
25 gr maizena
25 gr susu bubuk
200 gr gula pasir
1,5 sdt emulsifier
150 gr margarin, lelehkan
75 gr minyak sayur
1,5 sdm pasta coklat 

Cara Membuat :
- Panaskan oven 180'C, olesi loyang tulban dengan margarin dan taburi sedikit terigu. Sisihkan.
- Campur dan ayak tepung terigu, maizena dan susu bubuk.
- Kocok bersama telur, emulsifier dan gula hingga mengembang dan kental berjejak.
- Tuang campuran terigu, maizena dan susu sedikit demi sedikit sambil menuang campuran margarin dan  minyak sayur, aduk balik hingga tercampur rata.
- Ambil 5 sdm adonan, beri pasta coklat, aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang, tuang adonan coklat di atasnya dan buat motif marmer dengan menggunakan garpu atau sumpit atau tusuk sate.
- Panggang selama kurang lebih 1 jam hingga matang. Lakukan tes tusuk dan tes sentuh.
- Angkat dan langsung keluarkan cake dari loyang agar cake tidak menciut.


Lets have a break... :)

Cireng Crispy

Senengnya dapat resep Cireng Crispy dari group fb Natural Cooking Club, karena makanan ini salah satu makanan favoritnya Genduk. Setelah semua pekerjaan rumah selesai (maklum, gak punya asisten, jadi kalau mau eksperimen di dapur, pastikan tugas utama beres dulu :p ), cek-cek bahan didapur, ternyata semua ada, dan mari kita aduk-mengaduk.

Cireng Crispy

Bahan:
2 sdm munjung tepung sagu/tapioka
1 sdm tepung terigu
100 ml air
1 batang daun bawang diiris halus
1sdm tepung sagu untuk baluran/melapisi bagian luar
Bumbu halus:
1 butir bawang putih
1/4 sdt  lada
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
bumbu penyedap secukupnya

Cara Membuat:
Campur tepung sagu dan terigu dalam satu panci, tambahkan daun bawang, bumbu halus dan air sedikit-sedikit, aduk sampai tercampur rata (licin). Setelah rata, panaskan adonan dengan api kecil, sampai adonan menjadi kalis/matang (bening seperti lem). Setelah matang, tuang adonan ke tepung sagu (baluran), campur rata sampai permukaan tertutup sagu. Pulung bulat,pipihkan, supaya bentuknya agak kriting2 nanti.
Goreng di minyak panas, dengan api sedang. Tarraaaa..... hasilnya seperti ini nih...


Satu resep cuma dapat 5-6 buah, jadi begitu selesai goreng, selesai juga makannya. Gampang banget lho, have a nice try...

Puding Tape Hijau

Pertama kali membuat puding ini pada waktu ada acara pengajian dirumah, tetapi waktu itu belum sempat didokumentasikan karena keadaannya tidak memungkinkan untuk jeprat jepret alias nggak sempet. Deg-degan juga awalnya, karena takut rasanya aneh di lidah orang, maka puding yang aku buat di "cup kecil" itu akhirnya aku uji organoleptik ke beberapa orang, dan alhamdulillah mereka semua suka sama rasanya. Sehingga PD-lah aku menyajikannya di acara pengajian. Nah, 2 minggu kemudian, aku buat lagi yang versi besarnya, kali ini untuk dinikmati saja bersama keluarga.


Resepnya mudah sekali, dan diperlukan sedikit kesabaran dalam membuat lapisannya.

PUDING TAPE HIJAU

Bahan:
1 bungkus tape ketan hijau (bisa dibeli di spm)
1 bungkus agar-agar tanpa warna
1 bungkus puding santan instan siap masak
500 ml santan instan (aku pakai 500 ml perasan santan dari 1/2 butir kelapa)
1L air
120 gram gula pasir
2 lb daun pandan

Cara membuat :
1. Susun tape ketan hijau didalam cetakan
2. Masak lapisan agar putih dari 1 bungkus agar tanpa warna dengan 500 ml santan (instan
    atau perasan), 500 ml air putih, 2 lembar daun pandan yang diikat dan120 gr gula pasir.
    Masak sampai mendidih sambil terus diaduk. Diamkan sebentar sampai uap panasnya
    hilang.
3. Tuang 500 ml lapisan agar putih diatas tape ketan hijau yang sudah disusun dalam
    cetakan. Tunggu sampai agak mengeras.
4. Sambil menunggu, masak lapisan puding hijau dari 1 bungkus puding instan dan
    500 ml air putih sampai mendidih. Diamkan sampai uap panasnya hilang.
5. Tuang lapisan hijau diatas lapisan putih yang sudah agak mengeras. Diamkan sampai
     agak mengeras (bisa dimasukkan ke lemari pendingin)
6. Jika sudah agak keras, tuangkan sisa lapisan agar putih (untuk mencegah lapisan ini
    mengeras, maka bisa dipanaskan dengan api kecil selama proses menunggu) diatas
    lapisan hijau. Dinginkan dalam lemari es sampai siap disajikan.
Rasa gurihnya santan dan manisnya tape ketan memang special, silakan dicoba....




Puding Sutra Buah

Haiiiiiiiii Blog.............., sorry for leaving you so long, baking blue melanda tak berkesudahan, padahal habis beli mixer yang segede gaban dengan harga yang cukup menguras kantong, hiks... :(
Tapi ya sudahlah, smoga diwaktu yang akan datang gak males lagi, karena akan ada beberapa project baking menunggu.
So, mari kita mulai dari yang ringan-ringan aja dan gak makan waktu lama. Puding ini dibuat sebagai buah tangan acara kumpul bareng teman-teman SMP (yang sudah 20 tahun kutinggalkan, berasa tuirr :p ). Rasanya segerrrr banget, apalagi dimakan dalam keadaan dingin disiang hari yang panas. Pudingnya lembut (seperti tahu sutra), susunya hampir tidak terasa karena diimbangi rasa sedikit asam manis dari sirup jeruk, irisan buah mangga dan buah kaleng. Pokoknya maknyuzzz....



Membuatnya pun mudah dan murah, coba deh lihat resepnya :

Puding Sutra Buah

Bahan
1 kaleng Susu Kental Manis Putih
1000 ml air (dapat ditakar dengan 4 kaleng SKM)
1 bungkus agar-agar tanpa warna
1 sdt vanilli
1 buah mangga diiris tipis
1 kaleng buah cocktail
1 sachet serbuk sari jeruk dilarutkan dengan 100 ml air dingin.

Cara membuat :
1. Masak susu, air dan agar-agar sampai mendidih, aduk terus selama proses memasak.
2. Matikan api jika sudah matang, tambahkan vanilli, aduk rata.
3. Tunggu uapnya hilang, kemudian masukkan dalam cetakan.
4. Tunggu agak mengeras, siramkan sari jeruk diatasnya.
5. Tata irisan buah mangga dan cocktail untuk hiasan diatas puding.
6. Dinginkan dalam kulkas sebelum disajikan.

Nah alhamdulillah, bawaanku laris manis bersanding dengan makanan lain yang ga kalah lezat, pempek, lontong sate, asinan, es cendol, Jco donat, dll...


Love u all guys, till we meet again, hugzzzzzzzzzzzzz ..........

Donat Tape Singkong


Libur tlah tiba, libur tlah tiba, horeee..............
Semangat banget Gendukku kalau waktu libur datang. Alhamdulillah tahun ini Genduk berhasil menyelesaikan TK-nya. Dan 2 tahun di TKIT Al-Ashr serasa mimpi buatku sebagai ibunya, dari anak pemberani yang sok PD dihari pertama masuk sekolah, kemudian berubah jadi anak cengeng dan penakut selama 6 bulan berikutnya, tapi sekarang semua berubah. Dan perubahannya membuatku takjub dan terkesima, "you are beyond my expectation, dear". Jadi terharu waktu mengingat lagu yang dinyanyikannya di wisuda kemarin, "Guruku tersayang...Guruku tercinta...Tanpamu apa artinya aku...". Mama hanya bisa berdoa, semoga Bunda Guru mendapat berkah berlimpah dari Alloh SWT, dan kamu diberi kemudahan menjalani tahapan pendidikan selanjutnya. Amin.
Back to holiday, bangun pagi-pagi sekali, setelah sholat shubuh, kita berdua langsung ke dapur. Genduk pengen bikin donat yang biasanya dibeli untuk cemilan. Kali ini kita fun cooking dengan bereksperimen membuat donat tape. Mama yang timbang-timbang, Genduk yang cemplung-cemplung, seru banget.... Apalagi pas bagian menguleni sampai kalis, Genduk protes karena tangannya lengket-lengket, tapi terus dikasih tau kalau itu semua akan hilang jika telaten menguleni. Sebaris pesan kusisipkan, apapun kesulitan hidup, akan terasa nikmat dan indah mengenangnya jika berhasil dilampaui dan merasakan kesuksesannya.
Setelah proses fermentasi dan menggoreng, Donat tape hangat berbalut gula pun siap dinikmati dengan secangkir teh dalam mug baru souvenir perpisahan kelas kemarin. Hmmm, sweet moment :)


Resepnya nyontek dari milis NCC yang diposting Ibu Fatmah Bahalwan.

DONAT TAPE SINGKONG

Bahan A:
400 gr    tepung terigu protein tinggi
100 gr    tepung terigu protein sedang
11 gr      ragi instan
40 gr      gula pasir
20 gr      susu bubuk
½ sdt     baking powder double acting

Bahan B:
200 gr    tape singkong, haluskan
1 btr       telur
175 ml   air dingin

Bahan C:
40 gr      mentega/margarin
1 sdt      garam

Bahan lain:
1 kg       untuk menggoreng
250 gr    gula donat untuk taburan

Cara membuatnya:
1.      Campur semua bahan A, aduk rata, masukkan bahan B, uleni hingga rata bergumpal-gumpal.
      Beri bahan C, uleni terus hingga kalis elastis.
2.      Potong dan timbang adonan masing-masing 40gr, bulatkan. Diamkan selama 40 menit.
3.      Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil.
4.   Lubangi bagian tengah tiap bulatan, goreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan.
5.      Taburi dengan gula donat, atau beri topping sesuai selera.

 Hasilnya enaaaak, worth to try, especially with your kids :D

Marmer Cake


Hai, apa kabar blog? he he... Baking bluenya lagi kumat nih, ditambah lagi hasil medical check up yang mengindikasikan sudah terlalu banyak kolesterol ditubuhku membuat acara masak-masak didapur tidak lagi menggairahkan :(, padahal dah kangen ngemil-ngemil laziiiz bareng si Genduk n Ayah, hu..hu.. Akhirnya, pas cuti kemaren aku nekat juga nyobain resep marmer cake yang katanya resep jadul turun temurun. Resepnya dapat dari Mbak Mia yang sudah diuji  sama Mbak Camelia (TFS ya Mbak-Mbak)  Aku cuma buat setengah resep, hanya untuk cemilan sore dan membatasi asupan kolesterol akibat terlalu banyak makan enak, he he ... Proses buatnya cepat cuma perlu 5 menit persiapan, 10 menit mixer, terus panggang 50 menit.


CAKE MARMER JADUL
sumber Mia I (milis NCC) modif by me
 
Bahan :
2 butir telur telur utuh
2 butir kuning telur
75 gr teringu
100 gr gula pasir
1/2 sdt SP (aku gak pake)
150 gr Blue Band, cairkan
1sdt Vanilli bubuk (pakai L'arome)
Coklat  bubuk

Caranya :
Aku pakai metode sponge cake, yang dimulai dengan mengocok gula dan telur sampai kental berjejak, kemudian ditambahkan terigu dan vanilli. Lalu, tambahkan margarin cair berlahan-lahan sambil di aduk balik. Ambil dua sendok makan adonan, tambahkan coklat bubuk aduk rata. Tuang adonan putih kedalam loyang loaf yang sudah dioles mentega dan ditaburi tepung, lalu tuang adonan coklat sambil diputar dengan garpu  untuk membuat bentuk marmer. Panggang dalam oven hingga matang (aku pakai api kecil, 50 menit).
 
Kalau soal rasa sudah okee, secara si Ayah bisa ngabisin lebih dari setengah loyang (hihi, itu artinya dia doyan, padahal seringnya makan satu potong pun disertai ceramah klo dia gak sreg). Tapi aku agak kurang sreg sama teksturnya, curiganya sih waktu memanggang kuenya membumbung tinggi, tapi pas mendekati diangkat malah kempes, kayaknya komposisi yang aku buat masih kebanyakan cairan. Dan lagi, teksturnya agak kasar tapi bukan seret dimulut lho (bingung nih, mau ngomongnya). Lain waktu, musti modif lagi kayaknya, kali ini cukup puas karena kuenya habis....   :)

Brownies Kukus NCC

Kali ini mau posting orderan dari adikku sendiri, pesennya brownies kukus yang rasanya nggak diragukan lagi, musti nyoklat & musti lembut katanya. Siiplah, sudah tau resep yang mau dipakai berdasarkan testimoni teman-teman di milis NCC,


Brownies Kukus
Sumber : NCC  (dikonversi menjadi 1/2 resep & dimodif )


Bahan A:
• 6 btr telur
• 215 gr gula pasir (aslinya 225 gr)
• 10 gr Emulsifier(aku pakai sp)
• ½ sdt garam (aku lupa nggak pakai)

Bahan B:
• 25 gr coklat bubuk (kehabisan, harusnya 37.5 g)
• 10 gr susu bubuk (sebagai pengganti coklat bubuk)
• 150 gr tepung terigu protein sedang
• 1 sdt vanilli

Bahan C:
• 150 gr mentega/margarine (aku pakai margarine)
• 100 gr dark cooking chocolate (coklat blok)
• ½ sdm pasta coklat black forest

Bahan filling :
• 100 gr (secukupnya) coklat meises

Cara membuat:
1. Siapkan loyang 20×10x8, sebanyak 2 buah olesi dengan margarin dan sedikit tepung.
2. Panaskan kukusan dengan api sedang .(alasi tutup kukusan dengan kain serbet)
3. Kocok bahan A sampai kental, masukkan bahan B sambil diayak, lalu tuang bahan C,
    aduk hingga rata.
4. Bagi adonan sama rata menjadi 4 bagian
3. Tuang satu bagian adonan ke dalam satu loyang, dan satu bagian ke loyang lain, lalu
     kukus selama lk10 menit.(pastikan matang dengan tes tusuk)
4. Buka kukusan, taburi setengah bagian mesis, tuang lagi satu bagian adonan, kukus lagi
    15 menit  hingga matang.

Alhamdulillah, cake ini menuai respon positif, jangan kapok order lagi ya :)

Pastel Goreng


Ternyata bikin pastel itu bikin pegel, nggak jauh beda sama bikin roti, menurutku adonannya harus bisa kalis elastis supaya kalau digiling bisa tipis dan nggak mudah sobek pada saat diisi dan digoreng, hasilnya pun bisa renyah dan tahan lama.
Masih menguji resep-resep di buku snack antigagalnya NCC, kali ini aku coba menguleni satu resep adonan kulit yang jadinya sekitar 17 pcs dan 1/2 resep adonan isi dengan modifikasi. Total waktu pengerjaan sekitar 1,5 jam (ini juga tanpa diganggu genduk yang lagi sakit ..).

Pastel Goreng
resep asli by Fatmah Bahalwan
modified by me 

Bahan:
Kulit:
250 gr tepung terigu protein sedang (Segitiga)
40 gr margarin
100 ml air hangat kuku

Isi:
3 sdm margarin, untuk menumis (aku pakai minyak goreng)
2 siung bawang putih 
5 btr bawang merah
100 gr daging ayam giling
1 buah wortel, diserut dengan parutan keju
1 lembar bihun jagung, seduh dengan air panas
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
50 ml santan kara (resep aslinya pakai susu cair)
1 btg daun bawang, iris halus
3 btg seledri, iris halus (aku nggak pakai, nggak punya soalnya..)

Tepung terigu secukupnya, untuk taburan
2 butir telur rebus, kupas, iris tipis
Minyak secukupnya, untuk menggoreng

Cara Membuat
 
Isi : tumis bawang putih dan bawang merah dengan margarin hingga harum. Masukkan daging ayam hingga berubah warna. Masukkan wortel, garam, merica, gula. Tuangi santan, masak hingga matang. Masukkan bihun jagung dan daun bawang . Aduk dan masak hingga matang dan kering. Angkat dan biarkan dingin. 

Kulit: campur semua bahan menjadi satu, uleni adonan hingga lembut dan dapat dibentuk (disini tantangannya, pakai LG alias Lengan Gede.. )
 
Gilas adonan kulit hingga setebal ± 1/4 cm di atas meja bertabur tepung terigu. Cetak bentuk bundar bergaris tengah 10cm (aku cetak pakai bibir mangkok). Beri adonan isi dan sepotong telur rebus. Lipat bentuk setengah lingkaran, puntiri bagian pinggirnya.
 
Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna kuning kecokelatan dan matang. Angkat dan tiriskan.
 
Hidangkan dengan saus sambal atau cabe rawit 

Kulit pastel akan renyah jika langsung digoreng sesaat setelah dibuat dan diisi, tapi karena kemarin jadinya banyak, ada sebagian yang aku simpan dulu di kulkas dan baru keesokan paginya digoreng, nah yang ini hasilnya sudah nggak bisa renyah lagi, apa mungkin kurang thawing ya?
Next time aku coba lagi deh, mungkin mentega yang dipakai di adonan kulit juga harus dilelehkan dulu nggak bisa langsung diuleni, karena aku baca beberapa orang memakai cara seperti itu. Pokoknya harus dicoba lagi, daripada beli pastel M** *IK terus, bisa bangkrut kite, he he he...

Black Forest


        Libur panjang kali ini sebenarnya nggak terlalu disambut dengan semangat, gimana mau semangat kalau membayangkan bakalan 4 hari dirumah tanpa punya rencana yang jelas? Udah gitu, orang rumah pun pada  tepar alias sakit dan yang lebih parah lagi dana cadangan terkuras habis gara2 bolak-balik ke dokter (lengkap sudah .....)
        Tapi life must go on (hi hi lebay tapi bener..), jadi kalo udah libur sayang banget klo cuma bengong aja, mulai dari nganter genduk meramaikan festival Muharam di salah satu TK dekat rumah, menikmati mengantar & jemput sekolah, mengerjakan orderan kue (pas banget ada yang pesen amris & BF cupcake) dan yang paling berkesan adalah kumpul reuni sama teman2 SMP di rumah kecilku.
        Untuk acara yang terakhir memang special, mulai dari bersih-bersih rumah (what an exciting work, cuapeee ...) sampai menyiapkan beberapa cemilan dan minuman. Acara kumpul-kumpulnya sendiri nggak kalah seru, secara ada beberapa orang yang nggak pernah ketemu selama 9 tahun ini, dengan wajah-wajah yang nggak  banyak berubah tapi cerita kehidupannya sudah banyak berbeda, SERU....
        Black Forest memang sengaja kubuat special karena kebetulan aku dan temanku merayakan ulang tahun di bulan November ini, walaupun dengan bahan stock yang ada dikulkas saja (nggak bisa dekor macem-macem, karena Buttercream dan DCC-nya limited stock), tetapi resep dari buku NCC ini sangat istimewa.

Resep Black Forest
Sumber : Resep Cake & Cookies Antigagal Ncc

Bahan:
8 btr telur (ukuran sedang)
60 gr coklat bubuk
40 gr maizena
100 gr terigu protein sedang
1 sdm emulsifier (SP)
100 gr mentega, lelehkan
200 gr gula pasir
1/4 sdt vanili

Topping:
Butter cream
Dark Cooking Chocolate (DCC)
Cherry merah
1 kaleng cherry hitam, saring, pisahkan airnya (aku pakai selai blueberry)


Cara membuat:
1. Campur terigu, coklat bubuk dan maizena, aduk rata.
2. Kocok telur, gula dan emulsifier hingga mengembang dan kental (sampai jambul petruk).
3. Masukkan campuran tepung sambil diayak, aduk hingga tercampur rata. Masukkan mentega leleh, aduk rata.
4. Tuang dalam 3 buah loyang ukuran 22x22x4cm, oven hingga matang (180 C, 20- 25 menit).
5. Dinginkan, basahi dengan selai blueberry. Letakkan satu lapis cake, oles dengan butter cream. Tumpuk diatasnya lapisan kedua, lakukan seperti lapisan pertama.
6. Rapikan, oles seluruh cake dengan krim kocok atau butter cream, hias dengan DCC serut/ hingga tertutup semua. Semprotkan butter cream, hias dengan cherry merah.




Cake ini nyoklat banget, dikulkasin semalem rasanya tambah maknyuss, dicoba ya teman-teman, semoga menjadi inspirasi, seperti reuniku kemaren yang banyak menginspirasi ...


Vanilla Moist Cupcake

Masih dalam rangka membuat isian goodiebag si genduk, aku beranikan diri (he he.., lebay nggak sih :) ) membuat cupcake yang jumlahnya nggak sedikit. Berbekal resep dari Cik Vin member NCC mulailah petualanganku dengan mixer di hari Sabtu siang. Rencana membuat 3 resep, tapi karena takut kurang aku putuskan untuk mengeksekusi 4 resep dengan total jumlah cupcakes yang dihasilkan sebanyak 85 buah. Karena nggak ada yang mengganggu (dan nggak ada yang bantuin juga...), aku perlu waktu sekitar 3,5 jam buat bikin basecakenya, mulai dari persiapan bahan, mixer & manggang cupcakesnya. Menurutku semua berjalan lancar karena peralatan bakingku juga cuma standar mixer philips jadul n otang yang ukurannya nggak gede-gede amat. Lumayanlah for beginner baker (menghibur diri sendiri ... :) )
Oya ini resepnya, yang diambil dari majalah Sedap edisi 9/VIII/2007.



Vanilla Moist Cupcake

Bahan:
175 gr margarin
125 gr gula pasir halus
6 kuning telur
3 putih telur
160 gr tepung terigu protein sedang
30 gr tepung maizena
60 ml susu evaporated (aku pakai susu cair)
1 sdt poppy seed (aku ga pakai)
1/4 sdt esens vanila (aku pakai 1/2 sdt pasta vanilla L'arome)

Topping:
Buttercream

Hasil 21 buah.

Cara:
1. Kocok margarin dan gula sampai lembut. Masukkan telur satu persatu bergantian dengan setengah bagian tepung terigu.
2. Larutkan tepung maizena dengan susu cair. Masukkan sisa terigu bergantian dengan campuran maizena ke dalam adonan.
3. Tambahkan pasta vanila, kocok rata.
4. Tuang ke dalam paper cup yang sudah ditata dalam loyang.
5. Panggang selama 20 menit dengan suhu 180 derajat Celcius.
6. Hias dengan buttercream.

Bikin cake ini sungguh membuatku puas, simple, cepat dan rasanya lembut dan moist, jauh berbeda dengan buttercake yang pernah aku buat sebelumnya. Dan alhamdulillah, genduk & ayahnya juga suka sama cupcake ini. Pengerjaan dekornya berlanjut esok hari, dengan tema ben10, baby princess, dan SSC, dan hasilnya....




CORNFLAKES COOKIES

 

Ini adalah salah satu kue lebaranku tahun ini, baru pertama kali coba, tapi langsung jatuh hati sama rasanya. Resepnya aku contek punya Mbak Ina Larizz yang diposting disini, cobain deh, pasti langsung cinta juga ...

Cornflake Cookies

Bahan:

400 gram butter kalengan (aku pakai wysman)
200 gram gula pasir
400 gram terigu kunci biru
250 gram cornflakes
2 kuning telur
1 sdt vanili bubul (aku pakai L'arome)

Cara membuat:
  1. Kocok butter kalengan, gula, telur, dan vanili sampai putih.
  2. Lalu masukkan sedikit demi sedikit tepung terigu hingga rata.
  3. Kurangi kecepatan mixer ke bagian yang terendah, lalu masukan cornflakes. Jangan terlalu lama, karena cornflakes akan hancur.
  4. Bentuk adonan dengan tangan sesuai selera (aku pakai dua sendok kecil).
  5. Letakkan dalam loyang, panggang dalam oven dengan api sedang, sampai berwarna kekuningan.
Cookies ini buttery bangetss..., kriuk dari cornflake dan manis yang pas dari gulanya, rasanya sederhana tapi mewah , he he...

SOSIS SOLO

Lagi suka banget bikin kulit risoles karena sudah punya wajan dadar sendiri (sebelumnya cuma bisa minjem, he he *malututupmuka*). Kali ini pingin bikin sosis solo buat takjil buka puasa nanti sore, hmmm dah kebayang lezatnya, hihi semoga nggak batal puasanya :). Eksekusi resepnya dimulai dari pagi  dengan nyetop tukang sayur buat beli kelapa parut dan daging ayam.Terus lanjut dengan merebus santan supaya awet kalau ternyata sosis solonya nggak langsung habis digoreng hari ini. Untuk isian aku pakai campuran daging dada ayam yang disuwir dan telur, sedangkan untuk kulitnya aku pakai resep kulit amris-nya NCC tetapi susu cairnya aku ganti dengan santan. Agak ribet juga prosesnya tapi hasilnya sesuai kok, lazizz.....

Resep
Isian :
150 gram dada ayam direbus dan disuwir-suwir
2 buah Bawang merah, haluskan
1 buah Bawang putih, haluskan
½ sdt Merica, haluskan
½ sdt ketumbar, haluskan
1 sdm Gula pasir
1 sdt Garam
1 sdm minyak sayur (untuk menumis)
50 cc Santan kental
50 cc air kaldu rebusan ayam
1 batang sereh digeprek
1 ruas jari laos digeprek
1 butir telur dikocok lepas

Kulit risoles:
100 gr tepung terigu
1 sdt garam
3 btr telur
250 ml santan sedang
1 sdm margarine , lelehkan.

Cara membuat :

Kulit 
Taruh dalam mangkuk terigu bersama garam. Buat lubang ditengah, pecahkan telur di dalamnya, aduk satu arah. Tambahkan santan sedikit demi sedikit, hingga adonan menjadi licin dan halus. Tambahkan santan hingga habis, masukkan margarin leleh. Tutup adonan dengan plastik, diamkan 30 menit.Olesi wajan dadar diameter 12 cm dengan margarine , panaskan.Tuangi 1 sendok adonan, ratakan sambil diputar, 2-3 menit, angkat.

Isian
Haluskan bumbu-bumbu, kemudian tumis sampai wangi, masukkan sereh dan laos, tuangi santan kental, masukkan gula dan garam, kemudian ayam suwir dan air kaldu. Setelah agak kering tuangi telur kocok, masak sampai isian kering dan tanak.

Penyelesaian
Ambil selembar kulit dadar, isikan dengan 1 sdm isian , gulung rapi lalu simpan dikulkas kurang lebih 30 menit. Lakukan hal ini sampai seluruh kulit dan adonan isi habis.
Sebelum digoreng, celupkan sosis solo tersebut ke dalam kocokan telur, goreng sebentar sampai kecoklatan, angkat, lalu tiriskan. Sajikan hangat dengan kletukan cabai rawit...

Satu resep ini dapat menghasilkan 15 buah sosis solo. Selamat mencoba....

Putri Salju

Dah lama nggak bagi-bagi cerita diblog, lagi kumat nih baking blue-nya...:(
Setelah sekian lama nggak baking, memasuki bulan Ramadhan ini akhirnya dibela-belain turun ke dapur karena kepikiran pengen punya kue buat lebaran nanti (halah, kelamaan nyetok paling juga habis dipertengahan bulah, hi hi hi..)
Kali ini bikin Snow White Cookies alias Kue Putri Salju, kenapa dinamain putri salju ya? Mungkin karena kuenya cantik dan berlumur gula halus bak bermandikan salju, he he, ngarang abiesssssssssss...
Resepnya ngeliat dari resep Mbak Lia, yang diadopsi dari punya Mbak Citra (Thanks ya Mbak-mbak dah dishare resepnya)


Bahan-bahannya sangat simpel & nggak pakai telur sama sekali, mudah banget untuk diinget.
Bahan:
100 g butter
300 g margarin
400-450 g terigu (kayaknya aku pakai hampir 500 gr deh)
1sdm gula halus (diresep aslinya nggak pakai)
Gula halus untuk taburan

Cara membuatnya:
Kocok mentega sampai lembut (aku pakai whisk aja), tambahkan terigu dan gula halus aduk sampai rata.
Masukkan ke kulkas 15 menit, cetak (aku dipulung dan dicetak pakai tangan). Letakkan di loyang, panggang selama 15 menit dengan api sedang . Angkat jika sudah matang (indikatornya kalau kuenya dipegang sudah keras) lumuri dengan gula halus dalam keadaan panas, dinginkan, sajikan...

Kue ini lembut banget (maksudnya begitu masuk mulut langsung nyesss gitu lho..), rasanya simple tapi enak banget buat dinikmati, aku suka banget, bahkan selama baking nggak berhenti nyamilin remah-remahnya (hi hi.. ketauan deh nggak puasanya).
Pokoknya Love it....maknyuss...

American Risoles


 
Yipppiiee, seneng banget karena akhirnya bisa juga mengeksekusi resep favorit, dua kali malah, bukan karena gagal lho, tapi karena  ketagihan he he…   Amris memang sudah kesohor rasanya, lelehan mayonaise diantara lezatnya daging asap, keju dan telur dibalut gurihnya kulit risoles yang juga crunchy, hmmm... heaven, lupa sudah program diet )):
Resepnya mengadaptasi  dari buku NCC yang Seri Snack Anti gagal, karena dulu pernah trauma bikin adonan dadarnya yang nggak berbentuk atau ketebelan jadi nggak bisa digulung. Tapi dengan resep yang satu ini, Alhamdulillah semua lancar jaya. Oya, ada sedikit modifikasi karena keterbatasan bahan didapur dan timbangan kue yang rusak akibat jatuh, jadi lah pakai peralatan dan bahan seadanya.

American Risoles

Bahan Kulit :
  • 10 sdm munjung tepung terigu protein sedang
  • 1 sdt garam
  • 2 butir telur
  • 300 ml susu cair
  • 1 sdm mentega, lelehkan
  • margarin untuk olesan
Bahan Isi :
  • 3 lembar smoked beef, 1 bulatan dibagi 4 bagian
  • 3 lembar keju slice, 1 slice dibagi 6 bagian
  • 3 sdm mayonnaise dicampur dengan 1sdm saos cabe botolan, aduk rata.
  • 2 btr telur rebus, dipotong 8 bagian
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • tepung roti (aku pakai yang putih, jadinya garing banget lho!)
  • minyak untuk menggoreng
Cara membuat kulit :
  1. Taruh terigu dalam wadah, tambahkan garam. Buat lubang di tengah, pecahkan telur di dalamnya, aduk satu arah
  2. Tambahkan susu sedikit demi sedikit hingga adonan menjadi licin dan halus, saring.
  3. Masukkan mentega leleh.
  4. Olesi wajan dadar dengan margarin, panaskan.
  5. Tuangi 1 sendok adonan (aku pake sendok sayur), ratakan sambil diputar, 2-3 menit, angkat.
Penyelesaian :
  1. Bentangkan kulit, isi dengan campuran mayonaise, potongan daging asap, potongan keju dan telur,  lipat seperti amplop (gulung). Sisihkan. Lakukan hingga adonan kulit habis.
  2. Celupkan risoles ke dalam telur kocok, lalu gulingkan dalam tepung roti.
  3. Simpan dalam lemari pendingin kira-kira selama 1 jam.
  4. Goreng hingga kuning kecoklatan.
  5. Sajikan dengan saos cabe atau cabe rawit.
 Kebetulan kemarin sempet foto step by stepnya,

 
Have a nice try ya, Good luck...