Donat Tape Singkong


Libur tlah tiba, libur tlah tiba, horeee..............
Semangat banget Gendukku kalau waktu libur datang. Alhamdulillah tahun ini Genduk berhasil menyelesaikan TK-nya. Dan 2 tahun di TKIT Al-Ashr serasa mimpi buatku sebagai ibunya, dari anak pemberani yang sok PD dihari pertama masuk sekolah, kemudian berubah jadi anak cengeng dan penakut selama 6 bulan berikutnya, tapi sekarang semua berubah. Dan perubahannya membuatku takjub dan terkesima, "you are beyond my expectation, dear". Jadi terharu waktu mengingat lagu yang dinyanyikannya di wisuda kemarin, "Guruku tersayang...Guruku tercinta...Tanpamu apa artinya aku...". Mama hanya bisa berdoa, semoga Bunda Guru mendapat berkah berlimpah dari Alloh SWT, dan kamu diberi kemudahan menjalani tahapan pendidikan selanjutnya. Amin.
Back to holiday, bangun pagi-pagi sekali, setelah sholat shubuh, kita berdua langsung ke dapur. Genduk pengen bikin donat yang biasanya dibeli untuk cemilan. Kali ini kita fun cooking dengan bereksperimen membuat donat tape. Mama yang timbang-timbang, Genduk yang cemplung-cemplung, seru banget.... Apalagi pas bagian menguleni sampai kalis, Genduk protes karena tangannya lengket-lengket, tapi terus dikasih tau kalau itu semua akan hilang jika telaten menguleni. Sebaris pesan kusisipkan, apapun kesulitan hidup, akan terasa nikmat dan indah mengenangnya jika berhasil dilampaui dan merasakan kesuksesannya.
Setelah proses fermentasi dan menggoreng, Donat tape hangat berbalut gula pun siap dinikmati dengan secangkir teh dalam mug baru souvenir perpisahan kelas kemarin. Hmmm, sweet moment :)


Resepnya nyontek dari milis NCC yang diposting Ibu Fatmah Bahalwan.

DONAT TAPE SINGKONG

Bahan A:
400 gr    tepung terigu protein tinggi
100 gr    tepung terigu protein sedang
11 gr      ragi instan
40 gr      gula pasir
20 gr      susu bubuk
½ sdt     baking powder double acting

Bahan B:
200 gr    tape singkong, haluskan
1 btr       telur
175 ml   air dingin

Bahan C:
40 gr      mentega/margarin
1 sdt      garam

Bahan lain:
1 kg       untuk menggoreng
250 gr    gula donat untuk taburan

Cara membuatnya:
1.      Campur semua bahan A, aduk rata, masukkan bahan B, uleni hingga rata bergumpal-gumpal.
      Beri bahan C, uleni terus hingga kalis elastis.
2.      Potong dan timbang adonan masing-masing 40gr, bulatkan. Diamkan selama 40 menit.
3.      Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil.
4.   Lubangi bagian tengah tiap bulatan, goreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan.
5.      Taburi dengan gula donat, atau beri topping sesuai selera.

 Hasilnya enaaaak, worth to try, especially with your kids :D

Marmer Cake


Hai, apa kabar blog? he he... Baking bluenya lagi kumat nih, ditambah lagi hasil medical check up yang mengindikasikan sudah terlalu banyak kolesterol ditubuhku membuat acara masak-masak didapur tidak lagi menggairahkan :(, padahal dah kangen ngemil-ngemil laziiiz bareng si Genduk n Ayah, hu..hu.. Akhirnya, pas cuti kemaren aku nekat juga nyobain resep marmer cake yang katanya resep jadul turun temurun. Resepnya dapat dari Mbak Mia yang sudah diuji  sama Mbak Camelia (TFS ya Mbak-Mbak)  Aku cuma buat setengah resep, hanya untuk cemilan sore dan membatasi asupan kolesterol akibat terlalu banyak makan enak, he he ... Proses buatnya cepat cuma perlu 5 menit persiapan, 10 menit mixer, terus panggang 50 menit.


CAKE MARMER JADUL
sumber Mia I (milis NCC) modif by me
 
Bahan :
2 butir telur telur utuh
2 butir kuning telur
75 gr teringu
100 gr gula pasir
1/2 sdt SP (aku gak pake)
150 gr Blue Band, cairkan
1sdt Vanilli bubuk (pakai L'arome)
Coklat  bubuk

Caranya :
Aku pakai metode sponge cake, yang dimulai dengan mengocok gula dan telur sampai kental berjejak, kemudian ditambahkan terigu dan vanilli. Lalu, tambahkan margarin cair berlahan-lahan sambil di aduk balik. Ambil dua sendok makan adonan, tambahkan coklat bubuk aduk rata. Tuang adonan putih kedalam loyang loaf yang sudah dioles mentega dan ditaburi tepung, lalu tuang adonan coklat sambil diputar dengan garpu  untuk membuat bentuk marmer. Panggang dalam oven hingga matang (aku pakai api kecil, 50 menit).
 
Kalau soal rasa sudah okee, secara si Ayah bisa ngabisin lebih dari setengah loyang (hihi, itu artinya dia doyan, padahal seringnya makan satu potong pun disertai ceramah klo dia gak sreg). Tapi aku agak kurang sreg sama teksturnya, curiganya sih waktu memanggang kuenya membumbung tinggi, tapi pas mendekati diangkat malah kempes, kayaknya komposisi yang aku buat masih kebanyakan cairan. Dan lagi, teksturnya agak kasar tapi bukan seret dimulut lho (bingung nih, mau ngomongnya). Lain waktu, musti modif lagi kayaknya, kali ini cukup puas karena kuenya habis....   :)

Ubi Ungu

Kebetulan di tukang sayur yang lewat depan rumah ada ubi ungu, aku beli aja satu bungkus, iseng-iseng buat bikin camilan. Olahan pertama agak error, jadi ceritanya mau bikin ubi goreng, kepikiran takut keras, ubinya aku kukus dulu 10 menitan, baru digoreng, tapi ternyata hasilnya malah lembek banget pas digoreng, walhasil kena semprot deh sama suami dan kita ngakak bersama, ha ha ha .... Fotonya nggak usah diposting, cuma kayak ubi goreng biasa yang kelembekan #alesan nutupin malu, wkwkwk#
Yang ini olahan kedua, namanya Talam Ubi Ungu, berbekal searching resep di Mbah Google, ketemulah sama resep chef cantik yang terkenal sexy di TV. Sebenernya resepnya dah Ok, tapi ada  kesalahan bahan yang aku pakai, jadi hasilnya kurang memuaskan. Diresep disebut pakai santan kelapa, nah aku pakai santan instan yang aku encerkan, nah rasa gurihnya itu nggak bisa keluar seperti layaknya kue-kue tradisional yang biasa aku makan. Pelajaran yang sangat berharga bagiku, daripada nyesel belakangan setelah bersusah payah, lebih baik kita pastikan semuanya sempurna di awal proses. Nah ini dia  penampakan talam ubi ungunya,


Secara tekstur sudah oke, lembut, agak kenyal tapi tidak terlalu chewy, dan ubinya masih dapat dirasakan tetapi tidak terlalu kuat, dari warnapun sudah bagus banget, unyu-unyu gimana gitu, he he... Resepnya aku posting kalau sudah dicoba lagi ya, supaya hasilnya lebih memuaskan..

Brownies Kukus NCC

Kali ini mau posting orderan dari adikku sendiri, pesennya brownies kukus yang rasanya nggak diragukan lagi, musti nyoklat & musti lembut katanya. Siiplah, sudah tau resep yang mau dipakai berdasarkan testimoni teman-teman di milis NCC,


Brownies Kukus
Sumber : NCC  (dikonversi menjadi 1/2 resep & dimodif )


Bahan A:
• 6 btr telur
• 215 gr gula pasir (aslinya 225 gr)
• 10 gr Emulsifier(aku pakai sp)
• ½ sdt garam (aku lupa nggak pakai)

Bahan B:
• 25 gr coklat bubuk (kehabisan, harusnya 37.5 g)
• 10 gr susu bubuk (sebagai pengganti coklat bubuk)
• 150 gr tepung terigu protein sedang
• 1 sdt vanilli

Bahan C:
• 150 gr mentega/margarine (aku pakai margarine)
• 100 gr dark cooking chocolate (coklat blok)
• ½ sdm pasta coklat black forest

Bahan filling :
• 100 gr (secukupnya) coklat meises

Cara membuat:
1. Siapkan loyang 20×10x8, sebanyak 2 buah olesi dengan margarin dan sedikit tepung.
2. Panaskan kukusan dengan api sedang .(alasi tutup kukusan dengan kain serbet)
3. Kocok bahan A sampai kental, masukkan bahan B sambil diayak, lalu tuang bahan C,
    aduk hingga rata.
4. Bagi adonan sama rata menjadi 4 bagian
3. Tuang satu bagian adonan ke dalam satu loyang, dan satu bagian ke loyang lain, lalu
     kukus selama lk10 menit.(pastikan matang dengan tes tusuk)
4. Buka kukusan, taburi setengah bagian mesis, tuang lagi satu bagian adonan, kukus lagi
    15 menit  hingga matang.

Alhamdulillah, cake ini menuai respon positif, jangan kapok order lagi ya :)

Pastel Goreng


Ternyata bikin pastel itu bikin pegel, nggak jauh beda sama bikin roti, menurutku adonannya harus bisa kalis elastis supaya kalau digiling bisa tipis dan nggak mudah sobek pada saat diisi dan digoreng, hasilnya pun bisa renyah dan tahan lama.
Masih menguji resep-resep di buku snack antigagalnya NCC, kali ini aku coba menguleni satu resep adonan kulit yang jadinya sekitar 17 pcs dan 1/2 resep adonan isi dengan modifikasi. Total waktu pengerjaan sekitar 1,5 jam (ini juga tanpa diganggu genduk yang lagi sakit ..).

Pastel Goreng
resep asli by Fatmah Bahalwan
modified by me 

Bahan:
Kulit:
250 gr tepung terigu protein sedang (Segitiga)
40 gr margarin
100 ml air hangat kuku

Isi:
3 sdm margarin, untuk menumis (aku pakai minyak goreng)
2 siung bawang putih 
5 btr bawang merah
100 gr daging ayam giling
1 buah wortel, diserut dengan parutan keju
1 lembar bihun jagung, seduh dengan air panas
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
50 ml santan kara (resep aslinya pakai susu cair)
1 btg daun bawang, iris halus
3 btg seledri, iris halus (aku nggak pakai, nggak punya soalnya..)

Tepung terigu secukupnya, untuk taburan
2 butir telur rebus, kupas, iris tipis
Minyak secukupnya, untuk menggoreng

Cara Membuat
 
Isi : tumis bawang putih dan bawang merah dengan margarin hingga harum. Masukkan daging ayam hingga berubah warna. Masukkan wortel, garam, merica, gula. Tuangi santan, masak hingga matang. Masukkan bihun jagung dan daun bawang . Aduk dan masak hingga matang dan kering. Angkat dan biarkan dingin. 

Kulit: campur semua bahan menjadi satu, uleni adonan hingga lembut dan dapat dibentuk (disini tantangannya, pakai LG alias Lengan Gede.. )
 
Gilas adonan kulit hingga setebal ± 1/4 cm di atas meja bertabur tepung terigu. Cetak bentuk bundar bergaris tengah 10cm (aku cetak pakai bibir mangkok). Beri adonan isi dan sepotong telur rebus. Lipat bentuk setengah lingkaran, puntiri bagian pinggirnya.
 
Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna kuning kecokelatan dan matang. Angkat dan tiriskan.
 
Hidangkan dengan saus sambal atau cabe rawit 

Kulit pastel akan renyah jika langsung digoreng sesaat setelah dibuat dan diisi, tapi karena kemarin jadinya banyak, ada sebagian yang aku simpan dulu di kulkas dan baru keesokan paginya digoreng, nah yang ini hasilnya sudah nggak bisa renyah lagi, apa mungkin kurang thawing ya?
Next time aku coba lagi deh, mungkin mentega yang dipakai di adonan kulit juga harus dilelehkan dulu nggak bisa langsung diuleni, karena aku baca beberapa orang memakai cara seperti itu. Pokoknya harus dicoba lagi, daripada beli pastel M** *IK terus, bisa bangkrut kite, he he he...

Black Forest


        Libur panjang kali ini sebenarnya nggak terlalu disambut dengan semangat, gimana mau semangat kalau membayangkan bakalan 4 hari dirumah tanpa punya rencana yang jelas? Udah gitu, orang rumah pun pada  tepar alias sakit dan yang lebih parah lagi dana cadangan terkuras habis gara2 bolak-balik ke dokter (lengkap sudah .....)
        Tapi life must go on (hi hi lebay tapi bener..), jadi kalo udah libur sayang banget klo cuma bengong aja, mulai dari nganter genduk meramaikan festival Muharam di salah satu TK dekat rumah, menikmati mengantar & jemput sekolah, mengerjakan orderan kue (pas banget ada yang pesen amris & BF cupcake) dan yang paling berkesan adalah kumpul reuni sama teman2 SMP di rumah kecilku.
        Untuk acara yang terakhir memang special, mulai dari bersih-bersih rumah (what an exciting work, cuapeee ...) sampai menyiapkan beberapa cemilan dan minuman. Acara kumpul-kumpulnya sendiri nggak kalah seru, secara ada beberapa orang yang nggak pernah ketemu selama 9 tahun ini, dengan wajah-wajah yang nggak  banyak berubah tapi cerita kehidupannya sudah banyak berbeda, SERU....
        Black Forest memang sengaja kubuat special karena kebetulan aku dan temanku merayakan ulang tahun di bulan November ini, walaupun dengan bahan stock yang ada dikulkas saja (nggak bisa dekor macem-macem, karena Buttercream dan DCC-nya limited stock), tetapi resep dari buku NCC ini sangat istimewa.

Resep Black Forest
Sumber : Resep Cake & Cookies Antigagal Ncc

Bahan:
8 btr telur (ukuran sedang)
60 gr coklat bubuk
40 gr maizena
100 gr terigu protein sedang
1 sdm emulsifier (SP)
100 gr mentega, lelehkan
200 gr gula pasir
1/4 sdt vanili

Topping:
Butter cream
Dark Cooking Chocolate (DCC)
Cherry merah
1 kaleng cherry hitam, saring, pisahkan airnya (aku pakai selai blueberry)


Cara membuat:
1. Campur terigu, coklat bubuk dan maizena, aduk rata.
2. Kocok telur, gula dan emulsifier hingga mengembang dan kental (sampai jambul petruk).
3. Masukkan campuran tepung sambil diayak, aduk hingga tercampur rata. Masukkan mentega leleh, aduk rata.
4. Tuang dalam 3 buah loyang ukuran 22x22x4cm, oven hingga matang (180 C, 20- 25 menit).
5. Dinginkan, basahi dengan selai blueberry. Letakkan satu lapis cake, oles dengan butter cream. Tumpuk diatasnya lapisan kedua, lakukan seperti lapisan pertama.
6. Rapikan, oles seluruh cake dengan krim kocok atau butter cream, hias dengan DCC serut/ hingga tertutup semua. Semprotkan butter cream, hias dengan cherry merah.




Cake ini nyoklat banget, dikulkasin semalem rasanya tambah maknyuss, dicoba ya teman-teman, semoga menjadi inspirasi, seperti reuniku kemaren yang banyak menginspirasi ...


Vanilla Moist Cupcake

Masih dalam rangka membuat isian goodiebag si genduk, aku beranikan diri (he he.., lebay nggak sih :) ) membuat cupcake yang jumlahnya nggak sedikit. Berbekal resep dari Cik Vin member NCC mulailah petualanganku dengan mixer di hari Sabtu siang. Rencana membuat 3 resep, tapi karena takut kurang aku putuskan untuk mengeksekusi 4 resep dengan total jumlah cupcakes yang dihasilkan sebanyak 85 buah. Karena nggak ada yang mengganggu (dan nggak ada yang bantuin juga...), aku perlu waktu sekitar 3,5 jam buat bikin basecakenya, mulai dari persiapan bahan, mixer & manggang cupcakesnya. Menurutku semua berjalan lancar karena peralatan bakingku juga cuma standar mixer philips jadul n otang yang ukurannya nggak gede-gede amat. Lumayanlah for beginner baker (menghibur diri sendiri ... :) )
Oya ini resepnya, yang diambil dari majalah Sedap edisi 9/VIII/2007.



Vanilla Moist Cupcake

Bahan:
175 gr margarin
125 gr gula pasir halus
6 kuning telur
3 putih telur
160 gr tepung terigu protein sedang
30 gr tepung maizena
60 ml susu evaporated (aku pakai susu cair)
1 sdt poppy seed (aku ga pakai)
1/4 sdt esens vanila (aku pakai 1/2 sdt pasta vanilla L'arome)

Topping:
Buttercream

Hasil 21 buah.

Cara:
1. Kocok margarin dan gula sampai lembut. Masukkan telur satu persatu bergantian dengan setengah bagian tepung terigu.
2. Larutkan tepung maizena dengan susu cair. Masukkan sisa terigu bergantian dengan campuran maizena ke dalam adonan.
3. Tambahkan pasta vanila, kocok rata.
4. Tuang ke dalam paper cup yang sudah ditata dalam loyang.
5. Panggang selama 20 menit dengan suhu 180 derajat Celcius.
6. Hias dengan buttercream.

Bikin cake ini sungguh membuatku puas, simple, cepat dan rasanya lembut dan moist, jauh berbeda dengan buttercake yang pernah aku buat sebelumnya. Dan alhamdulillah, genduk & ayahnya juga suka sama cupcake ini. Pengerjaan dekornya berlanjut esok hari, dengan tema ben10, baby princess, dan SSC, dan hasilnya....