Putri Salju

Dah lama nggak bagi-bagi cerita diblog, lagi kumat nih baking blue-nya...:(
Setelah sekian lama nggak baking, memasuki bulan Ramadhan ini akhirnya dibela-belain turun ke dapur karena kepikiran pengen punya kue buat lebaran nanti (halah, kelamaan nyetok paling juga habis dipertengahan bulah, hi hi hi..)
Kali ini bikin Snow White Cookies alias Kue Putri Salju, kenapa dinamain putri salju ya? Mungkin karena kuenya cantik dan berlumur gula halus bak bermandikan salju, he he, ngarang abiesssssssssss...
Resepnya ngeliat dari resep Mbak Lia, yang diadopsi dari punya Mbak Citra (Thanks ya Mbak-mbak dah dishare resepnya)


Bahan-bahannya sangat simpel & nggak pakai telur sama sekali, mudah banget untuk diinget.
Bahan:
100 g butter
300 g margarin
400-450 g terigu (kayaknya aku pakai hampir 500 gr deh)
1sdm gula halus (diresep aslinya nggak pakai)
Gula halus untuk taburan

Cara membuatnya:
Kocok mentega sampai lembut (aku pakai whisk aja), tambahkan terigu dan gula halus aduk sampai rata.
Masukkan ke kulkas 15 menit, cetak (aku dipulung dan dicetak pakai tangan). Letakkan di loyang, panggang selama 15 menit dengan api sedang . Angkat jika sudah matang (indikatornya kalau kuenya dipegang sudah keras) lumuri dengan gula halus dalam keadaan panas, dinginkan, sajikan...

Kue ini lembut banget (maksudnya begitu masuk mulut langsung nyesss gitu lho..), rasanya simple tapi enak banget buat dinikmati, aku suka banget, bahkan selama baking nggak berhenti nyamilin remah-remahnya (hi hi.. ketauan deh nggak puasanya).
Pokoknya Love it....maknyuss...

Klappertaart

Saya membuat ini untuk hantaran ke rumah Sahabat, karena saya pernah berjanji membuatkan sesuatu untuknya, alhamdulillah responnya baik sekali, semoga berkenan ya..


American Risoles


 
Yipppiiee, seneng banget karena akhirnya bisa juga mengeksekusi resep favorit, dua kali malah, bukan karena gagal lho, tapi karena  ketagihan he he…   Amris memang sudah kesohor rasanya, lelehan mayonaise diantara lezatnya daging asap, keju dan telur dibalut gurihnya kulit risoles yang juga crunchy, hmmm... heaven, lupa sudah program diet )):
Resepnya mengadaptasi  dari buku NCC yang Seri Snack Anti gagal, karena dulu pernah trauma bikin adonan dadarnya yang nggak berbentuk atau ketebelan jadi nggak bisa digulung. Tapi dengan resep yang satu ini, Alhamdulillah semua lancar jaya. Oya, ada sedikit modifikasi karena keterbatasan bahan didapur dan timbangan kue yang rusak akibat jatuh, jadi lah pakai peralatan dan bahan seadanya.

American Risoles

Bahan Kulit :
  • 10 sdm munjung tepung terigu protein sedang
  • 1 sdt garam
  • 2 butir telur
  • 300 ml susu cair
  • 1 sdm mentega, lelehkan
  • margarin untuk olesan
Bahan Isi :
  • 3 lembar smoked beef, 1 bulatan dibagi 4 bagian
  • 3 lembar keju slice, 1 slice dibagi 6 bagian
  • 3 sdm mayonnaise dicampur dengan 1sdm saos cabe botolan, aduk rata.
  • 2 btr telur rebus, dipotong 8 bagian
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • tepung roti (aku pakai yang putih, jadinya garing banget lho!)
  • minyak untuk menggoreng
Cara membuat kulit :
  1. Taruh terigu dalam wadah, tambahkan garam. Buat lubang di tengah, pecahkan telur di dalamnya, aduk satu arah
  2. Tambahkan susu sedikit demi sedikit hingga adonan menjadi licin dan halus, saring.
  3. Masukkan mentega leleh.
  4. Olesi wajan dadar dengan margarin, panaskan.
  5. Tuangi 1 sendok adonan (aku pake sendok sayur), ratakan sambil diputar, 2-3 menit, angkat.
Penyelesaian :
  1. Bentangkan kulit, isi dengan campuran mayonaise, potongan daging asap, potongan keju dan telur,  lipat seperti amplop (gulung). Sisihkan. Lakukan hingga adonan kulit habis.
  2. Celupkan risoles ke dalam telur kocok, lalu gulingkan dalam tepung roti.
  3. Simpan dalam lemari pendingin kira-kira selama 1 jam.
  4. Goreng hingga kuning kecoklatan.
  5. Sajikan dengan saos cabe atau cabe rawit.
 Kebetulan kemarin sempet foto step by stepnya,

 
Have a nice try ya, Good luck...
 

Martabak Telur



Punya stock daging giling, sudah seminggu di kulkas, bingung antara mau buat spaghetti atau makanan lainnya. Tapi kok kayaknya lagi pingin makan martabak telur, akhirnya nguprek di dapur lah pagi-pagi, ditemenin genduk yang suka banget kalau disuruh bantu-bantu (luph u dear..)
Resepnya browsing di internet, tetapi mohon maaf lupa nyontek dari blognya siapa (semoga yang sudah sharing resep ini dapat berkah yang berlimpah :D ). Dan berikut adalah hasil modifikasi ala dapur yummy..


Martabak Telur

Bahan:
200 g terigu
¼ sdt garam (sepertinya bisa ditambah)
1 butir telur ayam
Air (± 80 ml)
Minyak goreng secukupnya
 
Isi tumisan daging
250 g daging giling tumis s/d matang
3 siung bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih haluskan
1 sdt lada, haluskan
½ sdt garam
1 sdt gula pasir
2 sdm  kecap manis

Isi martabak telur
Tumisan daging
4 batang daun bawang, iris tipis
5 butir telur ayam
1 sdt garam
¼ sdt lada bubuk

Cara membuat:
1. Campur terigu, garam dan telur, aduk sampai rata.
2. Tuang air sedikit demi sedikit, uleni adonan sampai kalis.
3. Timbang 15-20 g, bulatkan, rendam dalam minyak goreng sampai semua adonan tenggelam. Setelah 1 jam, angkat dan tiriskan.
4. Sementara itu, tumis daging dan bumbu-bumbu sampai matang.
5. Campur semua bahan isi martabak, aduk rata.
6. Ambil 1 bagian kulit, bentangkan sampai tipis, beri isian dan lipat.
7. Goreng dalam minyak panas.

Hasilnya, hmm yummy....

Karena isian dagingnya lebih ekstra daripada yang diabang-abang, dan aroma daun bawangnya sedaapp sekali.
Oya, ternyata pas bikin kulitnya nggak harus diputar melayang-layang diudara tuh ( trik aja kali ya, biar kelihatan mahir tuh abang martabak, hi hi hi..). Tapi ada yang harus diperbaiki diresepnya, karena menurutku kulitnya agak lebih cepat melempem atau mungkin juga kurang tipis menggilasnya. Overall, it's a worthwhile trial @ sunday morning..

Cake Tape

Ada tukang tape lewat depan kompleks, biasanya suamiku senangnya langsung dimakan begitu saja sebagai cemilan, tapi aku pikir-pikir belinya kebanyakan kalau cuma buat cemilan (bisa mabok tape seminggu nih). Buka-buka catatan dan ketemu sama resep yang semua bahan pendukungnya ada di dapur, dengan ekspektasi yang tidak terlalu tinggi dicobalah resep ini,


Cake Tape ala Yummy

Bahan:
300 g tape singkong yang halus (sudah dibuang serat kasarnya)
80 g terigu
20 g susu bubuk
100 g margarine dilelehkan
170 g gula pasir
5 butir telur
½ sdt emulsifier (SP)
½ sdt vanilli bubuk
Kismis dan keju untuk taburan

Cara membuat
1. Kocok telur , gula dan emulsifier sampai putih, kental dan mengembang.
2. Tambahkan terigu,susu bubuk dan vanili bubuk, aduk balik dengan spatula.
3. Campurkan margarine dengan tape, masukkan ke dalam adonan telur-terigu, aduk rata (bisa pakai mixer dengan kecepatan paling rendah).
4. Tambahkan kismis sebagai taburan.
5. Tuang ke Loyang (aku pakai 2 loyang 20x10x4) yang sudah dioles margarine dan ditaburi terigu.
6. Oven dengan suhu sedang sampai ½ matang, taburi keju, oven kembali sampai matang.

 Dan hasilnya sama sekali tidak mengecewakan,


cakenya lembut, moist dan walaupun terbuat dari telur antero cake ini nggak seret kalau dimakan, rasa asin dari keju kering yang dipanggang, rasa tape dan kismisnya pun menambah sensasi tersendiri ketika memakannya (halah lebay, xixixi..) . Yang paling penting semua yang nyoba cake ini pada bilang ennaaakk, bahkan berbuah orderan. Silahkan dicoba....semoga saya tidak salah..

Brownies Kukus Putih Telur


Masih dalam rangka mengeksplore resep-resep yang menggunakan putih telur, saya akhirnya tertarik pada resep Brownies Ny. Liem yang banyak beredar di internet, saya sempat sangsi apakah brownies ini akan sesuai dengan ekspektasi saya, karena saya  pernah punya pengalaman membuat cake putih telur yang hasilnya membal, dan bikin seret. Memang hari ini saya persiapkan untuk membuat cake, putih telur sisa membuat bday cake minggu lalu sudah saya thawing sejak kemarin sore, bahan-bahan lainnya juga sudah dalam keadaan siap diolah, maka dieksekusilah resep berikut (jreng..jreng.. serem amat sih kayaknya, he he..)


Brownies Kukus Putih Telur
Source: Ny. Liem (modif by me)

Bahan:
I.    300 ml  putih telur
      150 g    gula pasir
      8 g        emulsifier (aku pakai SP)
II.   110 g    terigu protein sedang (aku pakai segitiga biru)
      30 g      coklat bubuk (aku pakai bensdrof)
      ¼ sdt     baking powder
     1/8 sdt    vanilli bubuk (aku pakai l’arome)
      Semua bahan II dijadikan satu dan diayak.
III.  80 g      DCC (aku pakai Theys Noir)
      40 g       margarine
      60 ml     minyak sayur
      Semua bahan III dilelehkan.

Cara membuat:
1.  Kocok putih telur sampai setengah mengembang, tambahkan gula pasir  sedikit demi sedikit dan emulsifier, kocok kembali dengan mixer sampai dengan mengembang  (kalau pakai mixer Philips jadulku perlu sekitar  10-15 menit).
2.  Masukkan bahan II (aku aduk pakai spatula aja) sedikit demi sedikit samapai rata, kemudian bahan III, aduk rata juga.
3.  Tuang keloyang 22x22x4 yang sudah dioles mentega dan taburan terigu, kukus 20 menit sampai matang. (Coba test tusuk unt uk memastikan.)
4.  Sajikan.

Dan hasilnya:


Menggoda bukan??,  cake ini moist, lembut, nyoklat banget, gambarannya mirip seperti brownies terkenal yang dari Bandung itu. Dan aku sudah coba, walaupun didiamkan 2 hari disuhu ruang (hari selanjutnya tidak berbekas hehe), cake ini tetap ok, sama sekali tidak membal apalagi keras, dan masih tetap enak dimakan tapa bikin seret, Worth to try pokoknya nyoklat, maknyuss............

B-day Cake



Iseng-iseng mendokumentasikan hasil buatan dapur yummy, masih jauh dari bagus, masih harus banyak belajar main spuit & oles-mengoles, tapi yang penting sudah dimulai & bisa buat cake enak buat keluarga (he... he, narsis)